📚Merupakan hal lumrah bagi para thullabul ilmi di sini diberi wejangan oleh para masyayikh mengenai bahayanya gerakan jama'ah hizbiyah kontemporer. Pun pemerintah menyokong ini dari berbagai sisi mulai dari seminar, tulisan, hingga pengadilan terhadap orang-orang yang terindikasi memiliki ideologi berbahaya juga dikerahkan.
📝Kemarin sore Fadhilatus Syaikh Dr. Sulaiman ar-Ruhaili hafizhahullah datang ke kampus memenuhi undangan untuk mengisi seminar mengenai perspektif syar'i terhadap jemaat hizbiyah dan dampak mereka terhadap kesatuan umat. Pekan lalu beliau juga mengisi daurah berjudul "Khawarij, sejarah dan sifat-sifatnya" di Masjid Nabawi.
Di hadapan para mahasiswa beliau berapi-api mengingatkan kami akan bahaya jemaat hizbiyah hari ini. Mereka terbagi menjadi dua: yang pertama kelompok politik berbalutkan dakwah paling terkenalnya Ikhwanul Muslimin -kalau kata MBS Ikhwanj, pakai qalqalah-. Kelompok kedua yaitu kelompok dakwah bernamakan Jama'ah Tabligh.
Ketika keluar dari aula seminar, beliau menyemangati kami untuk memanfaatkan teknologi sosial media yang ada sekarang dalam berdakwah seperti ngeshare video para masyayikh (ditranslate) terutama mengenai topik bahayanya ideologi kelompok hizbiyah kontemporer.
🔎Kenapa sih Saudi sangat keras menentang aliran hizbiyah? Yap jawabannya sudah jelas, karena orang-orang di sini sudah merasakan pedihnya ditikam oleh kelompok-kelompok hizbiyah ini dan mengetahui betapa berbahayanya ideologi yang mereka bawa ke tengah-tengah masyarakat. Kelompok paling frontal dalam hal ini adalah IM.
🖋Dosen tauhid kami semester ini, Dr. Ghalib ash-Sha'idi hafizhahullah mengatakan: "Dimana ada Ikhwanul Muslimin, di sana lemah wala' dan bara'." Hal yang paling mencolok dari mereka adalah bermesraan dengan musuh-musuh Islam dan memusuhi kaum muslimin yang tidak mengikuti kelompok mereka. Jadi tidak heran ketika berjihad -sebagaimana klaim mereka- mereka tidak memedulikan seberapa banyak tewasnya rakyat sipil yang tidak berbaiat kepada kelompok mereka.
🖋Dosen Ushul Dakwah kami beberapa waktu lalu, Dr. Abdul Ilah al-Juhani hafizhahullah mengatakan: "Ikhwanul Muslimin dimana pun mereka berada, kerusakan yang mereka akibatkan lebih besar daripada perbaikan yang mereka lakukan."
🖋Dosen firaq kami, Dr. Abdurrahman Aqil hafizhahullah menceritakan betapa mengerikannya tahun-tahun saat ideologi khawarij kontra waliyul amr bertebaran di Saudi. Sampai pos askar di Masjid Nabawi mereka b*m waktu ini. Orang-orang dihantui ketakutan mencekam. Tak ada satu jengkal tanah pun yang aman bahkan itu di Kota Nabi.
🖋Syaikhuna Dr. Thariq al-Qahthani hafizhahullah menceritakan kepada kami bahwa beliau bertahun-tahun meneliti lalu menemukan tak ada satu pun ditemui dari IM ini kepedulian terhadap dakwah tauhid.
🖋Syaikhuna Dr. Mahir Khaujah hafizhahullah yang menjabat sebagai direktur Lembaga Perlindungan Ideologi (Tau'iyah Fikriyah) sering membantah penyimpangan kelompok hizbiyah ini ketika membahas topik ketaatan terhadap pemimpin serta jauhnya mereka dari metode dakwah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para salaf.
🖋Terakhir. Salah satu sidang risalah aqidah terbaik yang pernah ana lihat selama di sini, yaitu tesis magister senior kami Ustadz Haekal Anwar Zen hafizhahullah yang berjudul "Muqaranah Manhaj Jama'ah al-Ikhwan al-Muslimin bi Manhaji Firaq al-Bathiniyah" (Perbandingan manhaj Jama'ah IM Dengan Manhaj Sekte-Sekte Bathiniyah). Di mana beliau menyebutkan banyak kesamaan dari berbagai sisi antara IM dengan sekte beratas namakan IsIam paling berbahaya dalam sejarah kaum muslimin ini. Yang bikin para audiens terkejut waktu itu bahwa dosen penyidang, Syaikh Dr. Abdul Qadir Atha' Shufi hafizhahullah saat itu menguak bahwa salah satu anggota IM pernah menjadi delegasi di konferensi Freemason.
📚Sebenarnya banyak buku-buku yang menjelaskan hakikat manhaj hizbiyah ini. Salah satu yang paling direkomendasikan oleh para masyayikh adalah tulisannya Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah yang berjudul "al-Mauridul Adzbu az-Zulal".