Jumat, 17 Juli 2026

Nasehat Rumah Tangga dari ust. Mubarak Bamuallim, Lc. MHI

Nasehat Rumah Tangga dari ust. Mubarak Bamuallim, Lc. MHI

Hari ini saya berkesempatan mengantar Ustadzuna Mubarak Bamuallim حفظه الله ke bank untuk print rekening. Dalam perjalanan pulang, kami singgah sebentar di Indomaret. Saya membeli pelembap bibir, karena beberapa hari mengikuti daurah di Batu, udara yang cukup dingin membuat bibir pecah-pecah.

Beliau bertanya sambil tersenyum,

"Antum tidak kuat dingin?"

Saya menjawab,

"Njiih, Ustadz. Sebenarnya istri sudah mengingatkan sebelum berangkat, bahkan sudah menyiapkannya. Tapi saya yang tidak membawanya."

Beliau pun berkata dengan kalimat yang begitu membekas,

"Terkadang perkataan istri perlu kita pertimbangkan. Dialah yang paling mengetahui keadaan kesehatan kita. Sering kali kita terlalu percaya diri dengan kondisi diri sendiri, sementara istri yang penuh perhatian justru lebih mengetahui apa yang kita butuhkan."

Betapa sering kita menganggap sebuah perhatian sebagai hal yang biasa. Padahal, di balik kalimat sederhana seperti, "Jangan lupa dibawa," atau "Nanti pasti kepakai," tersimpan kasih sayang, kepedulian, dan doa yang mungkin tak selalu kita sadari.

Terkadang, Allah menitipkan penjagaan-Nya melalui lisan orang yang paling dekat dengan kita.

Semoga Allah menjaga keluarga-keluarga kaum muslimin, menumbuhkan kasih sayang di antara suami dan istri, serta menjadikan setiap nasihat yang tulus sebagai sebab datangnya kebaikan dan keberkahan.

#mubarakbamuallim #daurah #staialibinabithalibsurabaya
Ustadz fajar alfaris 

berwudhu di tempat yang di dalamnya ada toilet (kamar mandi/WC),hukumnya boleh dan wudhunya tetap sah.

berwudhu di tempat yang di dalamnya ada toilet (kamar mandi/WC),hukumnya boleh dan wudhunya tetap sah.

Namun para ulama menjelaskan beberapa adab:

Jika ada tempat wudhu yang terpisah dari toilet, maka lebih utama berwudhu di tempat yang terpisah.

Jika tempat wudhu menyatu dengan toilet (seperti banyak kamar mandi modern), maka tidak mengapa berwudhu di sana.

Tidak dianjurkan berdzikir atau mengucapkan nama Allah di dalam toilet.

Karena itu, membaca basmalah sebelum wudhu jika berada di dalam toilet diperselisihkan ulama.

Sebagian ulama menganjurkan mengucapkannya di dalam hati atau mengucapkannya sebelum masuk ke toilet.

Syaikh Ibnu Baz dan Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahumallah menjelaskan bahwa wudhu di kamar mandi yang ada toiletnya adalah sah, selama airnya suci dan tata cara wudhunya benar.

Jadi, berwudhu di tempat yang ada toiletnya hukumnya boleh dan wudhunya sah, meskipun jika tersedia tempat wudhu yang terpisah dari toilet, maka itu lebih baik dari sisi adab.
Ustadz abdurahman purnomo

Di antara kaidah penting dalam islam adalah:

Di antara kaidah penting dalam islam adalah:

1. Kaum muslimin tidak boleh menyerupai orang-orang kafir.
2. Laki-laki tidak boleh menyerupai perempuan.
3. Manusia tidak boleh menyerupai hewan.

Karena syariat datang untuk menjaga jati diri seorang muslim, memelihara fitrah, dan mengangkat kemuliaan manusia.

(Faedah dari muhadharah Syaikh Masyhur bin Hasan Āl Salmān hafizhahullāh).

#daurahstaiali #staialibinabithalibsurabaya #batu #pkm
Ustadz fajar al fariz

"Tidaklah seseorang terlalu panjang angan-angannya terhadap dunia kecuali amalnya akan memburuk."

Hasan Al-Bashri رحمه الله Berkata :

ما أطال عبد الأمل إلا أساء العمل

"Tidaklah seseorang terlalu panjang angan-angannya terhadap dunia kecuali amalnya akan memburuk."
(Az-Zuhd karya Imam Ahmad, hlm. 182).
Ustadz abu haytem wildan

"Barang siapa menyibukkan diri dan bergantung dengan politik kontemporer (zaman ini), maka rusaklah dakwahnya".

#DAKWAH_TASHFIYAH_TARBIYAH

Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'i rahimahullah berkata:

"Barang siapa menyibukkan diri dan bergantung dengan politik kontemporer (zaman ini), maka rusaklah dakwahnya". 
_____________________
[Al Imam Al Alma'i, hal. 249].
Ustadz alif el qibty

Sebab Hidayah Dalam Surat Al Fatihah*

*Sebab Hidayah Dalam Surat Al Fatihah*

1. Mahabbah (Cinta) 
2. Al Khauf (takut) 
3. Ar Roja (Berharap) 
4. Ikhlash dalam ibadah
5. Ikhlas dalam isti'anah (memohon pertolongan) 

(Faedah Syeikh Masyhur Hasan, Daurah Batu, Jumat 17 Juli 2026)
Ustadz yusuf abu ubaidah

Mutiara Faedah Daurah

*Mutiara Faedah Daurah*

1. Syeikhul Islam dalam kitabnya Bayanu Talbis Jam'iyyah mengatakan bahwa semilua penafsiran ayat-ayat Al Quran dengan istilah-istilah filsafat termasuk kebid'ahan.
Asy Syathibi dalam Al Muwafaqat menyebutkan bahwa orang yang ingin menafsirkan Al Quran harus memperhatikan dua hal:
- Sesuai kaidah bahasa Arab
- Sesuai pemahaman sahabat. 
Setiap penafsiran yang tidak sesuai pemahaman sahabat dan bahasa Arab maka penafsiran yang bathil. 

2. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam taqrir masalah aqidah berbeda saat beliau membantah dengan argumentasi lawan yang seakan beliau menyetujuinya padahal tidak demikian. Hal itu seperti dalam Al Quran: Seandainya Allah punya anak, padahal Allah tidak punya anak. 

3. Setiap orang yang menolak dalil berdasarkan akal maka keimanan tidak akan mengakar dalam hatinya. 

4. Ahlu Sunnah sangat perhatian dengan dua hal:
- Metode Penetapan Dalil dengan meneliti keotentikan hadits. 
- Metode pengambilan hukum (istinbath) dari dalil.
Termasuk kesalahan, kalau dia berhasil dengan dalil yang bukan pada tempatnya, seperti kalau kita tanya kepada seseorang: Apakah tidur itu membatalkan wudhu? Dia menjawab ya, dengan dalil surat Al Ikhlash. Ini dalilnya benar dari Al Quran tapi kurang tepat dan gak nyambung. 

(Faedah Daurah Syeikh Masyhur Hasan di Batu, Rabu 15 Juli 2026)
Ustadz yusuf abu ubaidah