## **Al-Hafizh & Al-Hafizh (الحافظ الحفيظ)**
* **Allah Ta'ala berfirman:** *"Maka Allah adalah penjaga yang terbaik dan Dia Maha Penyayang di antara para penyayang."* [QS. Yusuf: 64].
* **Dan firman-Nya:** *"Sesungguhnya Tuhanku Maha Pemelihara atas segala sesuatu."* [QS. Hud: 57].
### **Maknanya bagi Allah Azza wa Jalla:**
1. **Pertama:** Bahwa Dia menjaga amal perbuatan hamba-hamba-Nya, baik itu berupa kebaikan, keburukan, ketaatan, maupun kemaksiatan. Ilmu-Nya meliputi seluruh amal perbuatan mereka, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
2. **Kedua:** Bahwa Allah Ta'ala adalah Penjaga bagi hamba-hamba-Nya dari kebinasaan dan bahaya.
**Penjagaan-Nya terhadap makhluk terbagi menjadi dua jenis: Umum dan Khusus.**
* **Penjagaan Umum:** Penjagaan-Nya terhadap seluruh makhluk dengan memudahkan sarana yang menjamin kelangsungan hidup mereka, menjaga fisik mereka, dan melindungi mereka dari hal-hal yang membahayakan.
* **Penjagaan Khusus:** Selain penjagaan yang telah disebutkan, Allah memberikan penjagaan khusus bagi para wali-Nya (kekasih-Nya) dengan menjaga mereka dari hal-hal yang dapat merusak iman atau menggoyahkan keyakinan mereka. Dia juga menjaga mereka dari musuh-musuh dari kalangan jin dan manusia, menolong mereka, serta menolak tipu daya musuh terhadap mereka.
### **Dampak Beriman kepada Dua Nama yang Mulia Ini:**
* **Pertama:** Merasa diawasi oleh Allah dalam setiap perkataan dan perbuatan, agar selalu berada dalam keridhaan-Nya. Hal ini karena tidak ada sesuatu pun yang luput dari ilmu Allah. Dialah Al-Hafizh yang menghitung amal hamba-hamba-Nya dalam kitab yang tidak meninggalkan hal kecil maupun besar kecuali telah tercatat.
* **Kedua:** Mengagungkan dan memuliakan Allah semata; karena Dialah Pencipta alam semesta yang agung ini sekaligus Penjaganya. Dialah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap.
* **Ketiga:** Benar-benar bertawakal hanya kepada Allah; karena orang yang terjaga adalah orang yang dijaga dan dipelihara oleh Allah. Barangsiapa yang berpaling dari penjagaan-Nya, maka ia akan binasa dan tersesat.
* **Keempat:** Mengambil sebab-sebab agar mendapatkan penjagaan Allah, yang paling utama adalah: Mentauhidkan-Nya, melakukan apa yang dicintai-Nya, menjauhi apa yang dimurkai-Nya, serta menjaga (kehormatan) hukum-hukum, agama, dan syariat-Nya.
* **Kelima:** Mencintai Allah, memuji-Nya, dan bersyukur kepada-Nya atas penjagaan-Nya terhadap hamba-hamba-Nya dari keburukan, malapetaka, dan hal-hal yang membinasakan.