Minggu, 30 November 2025

Di antara sifat-sifat ahlul hawa yang serupa dengan sifat-sifat kaum Khawarij adalah

Di antara sifat-sifat ahlul hawa yang serupa dengan sifat-sifat kaum Khawarij adalah:
Tidak berdialog dengan cara yang baik, penuh celaan, makian, fitnah, dan mengklasifikasi manusia berdasarkan prasangka dusta.
Mereka tidak mencari kejelasan (tabayyun), tergesa-gesa dalam menuduh orang lain.
Semua ini bersumber dari kebodohan dan lemahnya akal.

Rasulullah ﷺ bersabda tentang kaum Khawarij:
🌹 “Mereka membaca Al-Qur’an, namun tidak melewati tenggorokan mereka.”
Dan beliau juga bersabda:
🌹 “Mereka membunuh kaum Muslimin dan membiarkan para penyembah berhala.”

Maha Suci Allah yang telah memperlihatkan kepada kita terwujudnya berita nubu'wah Muhammad ﷺ.

Ditulis oleh Dr. Abu al-Hasan ‘Ali bin Jadallah.
ustadz Dr abul hasan ali jadullah 

Sihir Tahyij (Sihir Pengobar Syahwat/Perasaan)

Sihir Tahyij (Sihir Pengobar Syahwat/Perasaan)

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah:

Seorang pemuda meninggal dunia, ia adalah orang yang saleh dan berbakti kepada ayahnya. Sebab kematiannya adalah karena seorang wanita mencintainya, lalu wanita itu mengirim pesan kepadanya, mengadukan rasa cintanya dan memintanya untuk berkunjung.

Wanita itu (padahal) bersuami. Ia terus mendesak pemuda itu, hingga pemuda itu menceritakan hal tersebut kepada temannya.

Temannya berkata: 'Seandainya engkau mengutus sebagian kerabat wanitamu kepadanya untuk menasihati dan mencegahnya, aku berharap dia akan berhenti mengganggumu.'

Maka ia menahan diri. Namun wanita itu kembali mengirim pesan: 'Entah engkau yang mengunjungiku, atau aku yang akan mengunjungimu,' tetapi pemuda itu tetap menolak.

Ketika wanita itu putus asa terhadapnya, ia pergi kepada seorang wanita tukang sihir dan menjanjikan bayaran yang besar untuk menyihirnya agar tergila-gila (tahyij).

Tukang sihir itu pun melakukannya. Maka, ketika pemuda itu sedang bersama ayahnya di suatu malam, tiba-tiba terlintas ingatan tentang wanita itu di hatinya, dan bergejolaklah sesuatu dalam dirinya yang tidak ia kenal sebelumnya, hingga akalnya terganggu.

Ia segera bangkit, lalu shalat dan memohon perlindungan (kepada Allah), namun keadaannya semakin parah. Ia pun berkata: 'Wahai Ayah, tolong ikat aku dengan rantai!!'

Ayahnya bertanya: 'Wahai anakku, ada apa gerangan?!'

Ia menceritakan kisahnya, maka ayahnya bangkit dan mengikatnya lalu memasukkannya ke dalam sebuah ruangan. Pemuda itu mulai meronta-ronta dan melenguh sebagaimana lembu melenguh.

Kemudian ia terdiam (tenang). Ternyata ia telah meninggal dunia dan darah mengalir dari hidungnya."

📖 Bab 28 dari: Kitab Raudhatul Muhibbin

Kita memohon kepada Allah keselamatan dan kesehatan.

📝 Alih bahasa: Hamka Ridwan Jr. 

#سحر_التهييج
قال #ابن_القيم رحمه الله:
«توفي شاب كان صالحًا بارًا بأبيه؛ وسبب وفاته أن امرأة أحبَّته فأرسلت إليه تشكوا حُبَّهُ وتسأله الزيارة
وكان لها زوج، فَأَلَحَّت عليه فأفشى ذلك إلى صديق له
فقال له: «‏لو بعثتَ إليها بعض أهلك فوَعَظَتْهَا وزَجَرَتْهَا رجوت أن تَكُفَّ عنك»
فأمسك؛ وأرسلتْ إليه: «إمَّا أن تزورني وإما أن أزور»، فأبى.
فلمَّا يئِست منه ذهبتْ إلى امرأة كانت تعمل السِّحر فوعدتها العطاء الجزيل في تهيّجه
فعملت لها في ذلك؛ فبينما هو ذات ليلة مع أبيه إذ خطر ذِكرُهَا بقلبه ‏وهاج منه أمرٌ لم يكن يعرفه واختلط [فسد عقله]
فقام مسرعًا فصلَّى واستعاذ والأمر يشتدُّ فقال: «يا أبتِ أدركني بِقَيْدٍ!!».
فقال:« يا بني ما قصت؟!!».
فحدَّثه بالقصة فقام وقيَّده وأدخله بيتًا فجعل يضطرب ويخور كما يخور الثور، ثم هدأ فإذا هو ميِّتٌ والدم يسيل من منخره».
📗الباب 28من :كتاب روضة المحبين

نسال الله السلامه والعافية

Mengklaim vs Menuduh

Mengklaim vs Menuduh
==================

Nashrani mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.
Yahudi mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.
Bahkan musyrikin (para penyembah berhala) mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.

Namun Allah membantah klaiman mereka.

{مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِن كَانَ حَنِيفًا مُّسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ} [آل عمران : 67]
Artinya:
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus, muslim dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. [QS. Ali Imron : 67]

Banyak orang mengklaim dirinya; ahlussunnah, salafi, namun apakah benar demikian??
Mengklaim itu mudah, namun apakah benar hakekatnya demikian??

Sebaliknya, banyak oknum menuduh orang lain sebagai kelompok sesat, wahabi, sururi, hizbi, bid’i dan i i i lainnya…namun apakah benar demikian?

Hati-hati jangan sampai salah tuduh. Semua tuduhan kita akan kita pertanggungjawabkan.

﴿ ۚ سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ﴾ [ الزخرف: 19]
Artinya:
Kelak akan dituliskan persaksian (tuduhan) mereka dan mereka akan dimintai pertanggung-jawaban. [QS. Zukhruf: 19]

Mari perbanyak mempelajati hakekat, jangan sibukkan diri dgn klaiman dan tuduhan

#slouw
ustadz abdulllah husni

Sebagian ulama menjelaskan dahulu para salaf biasa berdo'a, اللهم اشغل الظالمين بالظالمين وأخرجنا من بينهم سالمين"Ya Allah, sibukkanlah orang zhalim dengan sesama orang zhalim, dan bebaskanlah kami dari tengah-tengah mereka dengan selamat"

[ Do'a Asyghil ]

Sebagian ulama menjelaskan dahulu para salaf biasa berdo'a, 

اللهم اشغل الظالمين بالظالمين وأخرجنا من بينهم سالمين

"Ya Allah, sibukkanlah orang zhalim dengan sesama orang zhalim, dan bebaskanlah kami dari tengah-tengah mereka dengan selamat"

Malik ibn Dinar rahimahullah berkata, 

قرأت في الزبور إني أنتقم بالمنافق من المنافق، ثم أنتقم من المنافقين جميعا وذلك في كتاب الله تعالى وكذلك نولي بعض الظالمين بعضا بما كانوا يكسبون.إن الله ليملي للظالم حتى إذا أخذه لم يفلته " 

"Aku membaca dalam Kitab Zabur bahwa Allah akan membalas orang munafik melalui sesama orang munafik, lalu Allah akan membalas orang munafik seluruhnya. Hal itu ada dalam Al Qur'an, "Demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zalim itu sekutu bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang dahulu mereka usahakan." (QS. Al An'am : 129). Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada orang-orang yang zhalim, hingga ketika Dia menangkapnya, Dia tidak melepaskannya sedikitpun."

Saudaraku sekalian yang dirahmati Allah, jika diri Anda, kelompok Anda, grup pengajian Anda, ormas Anda, dan sebagainya merasa pernah dizhalimi oleh sekelompok orang. Berdo'alah dengan do'a ini dengan sungguh-sungguh dengan ikhlas dan sepenuh hati terus menerus. Dan termasuk adab dalam berdo'a ialah mengawalinya dengan shalawat atas Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam. 

Semoga Allah Ta'ala mengijabah. Aamiin.
Ustadz yhouga pratama

akhlak yg membuat orang lain malu tanpa merasa disalahkan

Al akh okta wirawan 
Ustadz Dr erwandi tarmizi 

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari perang Uhud mendapat beberapa luka di tubuh beliau. Kemudian beliau berkata:

📝Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari perang Uhud mendapat beberapa luka di tubuh beliau. Kemudian beliau berkata:

كيف يفلح قوم شجوا نبيهم؟

"Bagaimana mungkin akan beruntung suatu kaum yang melukai wajah nabi mereka?"

Lalu Allah turunkan ayat:

ليس لك من الأمر شيء أو يتوب عليهم أو يعذبهم فإنهم ظالمون

"Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim." (Ali Imran: 128) 

📚Dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang merupakan manusia terbaik beliau sendiri tidak dapat menangkal mudharat yang menimpa beliau. Beliau juga tidak mengetahui perkara ghaib yang akan menimpa siapapun termasuk diri beliau. Kemudian Allah menegur beliau ketika menghakimi kaumnya tidak akan beruntung, bahwa hidayah hanya milik Allah. Tugas beliau hanyalah menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah. Dan ini terbukti, banyak dari para sahabat seperti Khalid bin Walid yang saat itu berada di pasukan kaum musyrikin masuk IsIam setelahnya. 

📚Hadist ini merupakan tamparan keras bagi mereka-mereka yang meminta kepada selain Allah, baik itu wali, orang mati, jin dan sebagainya. Baik itu secara langsung maupun melalui ritual-ritual kesyirikan seperti sembelihan dan sebagainya. Bagaimana mungkin makhluk-makhluk tadi dapat mengabulkan permintaan para pendoa sedangkan mereka saja tidak dapat menolak mudharat untuk diri mereka sendiri? 

|| Faedah daurah syarah Kitab Tauhid oleh Syaikh Dr. Abdullah bin Abdurrahman ar-Ruhaili hafizhahullah, Jami' al-Balawi, Kota Madinah. Beliau adalah dosen firaq kami semester ini sekaligus pengajar tetap di Masjid Quba.
Ustadz muhammad taufiq

Saudi adalah Surga Bagi Pecinta Al Qur'an

Saudi adalah Surga Bagi Pecinta Al Qur'an 

Menghafal Al Qur'an bukanlah hal aneh di Saudi. Anak kecil, remaja, dewasa, hingga orang-orang tua, banyak yang semangat menghafal kitabullah ini. 

Terutama kaum ibu-ibu. Sarana untuk belajar Al Qur'an amat terbuka lebar. 

Lembaga-lembaga swasta yang diakomodir oleh organisasi tahfidz Al Qur'an menjamur dimana-mana. 

Madrasah Nisa'iyah atau sekolah khusus ibu-ibu mudah di dapat hampir di setiap desa. 

Ada kelas pagi, juga tersedia kelas sore. Mereka belajar dengan penuh semangat. 

Tak heran jika di Saudi ada penghafal berusia lanjut. 

Seperti dilansir oleh Saudi News pada 25 November 2025 lalu. Seorang nenek di Provinsi Al Bahah, telah menyelesaikan hafalan Al Qur'annya setelah melalui perjalanan panjang selama 20 tahun. 

Banyaknya para penghafal Al Quran di Saudi, karena beberapa sebab: 

1) Lingkungan yang Mendukung 

Masyarakat Saudi berbudaya Islam yang kuat. Seorang penghafal Al Qur'an dianggap hebat dan punya keutamaan besar. Maka setiap orang berlomba untuk menghafalkan Al Qur'an. 

Setiap keluarga mendukung agar anak-anaknya menjadi penghafal Al Qur'an. Bahkan orang tuanya pun ikutan berlomba-lomba. 

2) Fasilitas yang Memadai 

Sarana untuk menghafal Al Qur'an di Saudi amat cukup. Ada masjid yang buka halaqah (untuk putra), dan tersedia sekolah tahfidz bagi anak kecil dan ibu-ibu yang sudah berumur. 

Pelajaran apapun, tentang Al Qur'an, tersedia kelasnya, mulai belajar baca, tajwid, tafsir, qira'at, hingga cari sanad. 

3) Belajar adalah Hobi 

Ya. Banyak ibu-ibu yang menjadikan belajar Al Qur'an adalah sebuah hobi. Mereka berbondong-bondong semangat datang ke sekolah sore, dengan membawa anak-anaknya yang masih kecil. 

Belajar sore hari ini mulai setelah Ashar hingga menjelang maghrib. 

Pelajaran ini biasanya dilakukan 4 hari dalam sepekan, yaitu Ahad hingga Rabu. Belajar sekitar 1,5 jam saja. 

Jika tidak sanggup ikut kelas 4 hari dalam sepekan, ada juga yang 2 hari, bahkan ada juga yang hanya 1 hari dalam sepekan. 

Kalau tidak sanggup ikut kelas reguler, tersedia juga lembaga yang membuka kelas online. 

Pokoknya, di Saudi, adalah surga bagi para pecinta Al Qur'an.  

---

Riyadh, 29 November 2025
ustadz budi marta